Salni Fajar Kembali Nahkodai KORMI Banyuasin, Siap Perkuat Olahraga Masyarakat hingga 2030

Salni Fajar Kembali Nahkodai KORMI Banyuasin, Siap Perkuat Olahraga Masyarakat hingga 2030

ReformasiRI.com, Banyuasin – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Banyuasin resmi memiliki kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2030. Dr. H. Salni Fajar, S.Ag., M.Hi., kembali dipercaya memimpin KORMI Banyuasin setelah dilantik langsung oleh Ketua KORMI Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Samantha Tivani, B.Bus., M.I.B.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Auditorium Pemerintah Kabupaten Banyuasin pada Senin (11/05/2026). 

Kegiatan tersebut turut disaksikan Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H., jajaran Forkopimda, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

Dalam sambutannya, Ketua KORMI Sumsel, Hj. Samantha Tivani, menyampaikan bahwa kepengurusan yang baru dilantik memiliki amanah besar dalam mengembangkan dan membudayakan olahraga masyarakat di Kabupaten Banyuasin.

Ia berharap KORMI Banyuasin dapat menjadi motor penggerak dalam mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup aktif, sehat, dan produktif.

“Kami berharap KORMI Banyuasin dapat menciptakan masyarakat yang bugar, produktif, dan bahagia melalui sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Samantha.

Sementara itu, Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani menyambut positif pelantikan kepengurusan KORMI Banyuasin masa bakti 2026–2030. Pemerintah Kabupaten Banyuasin, kata dia, berkomitmen memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga masyarakat, termasuk melalui fasilitasi sarana dan prasarana.

“Kehadiran KORMI sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami akan berkolaborasi dalam memfasilitasi sarana olahraga serta mendukung penyelenggaraan berbagai event yang melibatkan masyarakat luas,” tegas Askolani.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana di bawah komando Darsan, S.P., yang dinilai mampu menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan baik di tengah kondisi efisiensi anggaran.

“Pemikirannya tetap optimis dan terbukti sukses, bisa kita lihat dari antusiasme dan dukungan yang mengalir hari ini,” tambahnya.

Usai dilantik, Ketua KORMI Banyuasin, Dr. H. Salni Fajar, menyatakan kesiapannya untuk segera menjalankan amanah organisasi. Salah satu fokus kepengurusannya adalah memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah serta meningkatkan pembinaan para pegiat olahraga masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Banyuasin.

“Kami akan menyusun program kerja yang terarah, khususnya dalam membina para atlet kontingen di seluruh wilayah Kabupaten Banyuasin. Kerja sama strategis dengan unsur Forkopimda akan terus kami jalin demi menyukseskan visi memasyarakatkan olahraga,” ujar Salni.

Menurutnya, keberadaan KORMI bukan hanya berkaitan dengan kegiatan perlombaan, tetapi juga bagaimana olahraga masyarakat dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Banyuasin.

Pelantikan tersebut kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari para tamu undangan dan sesi foto bersama sebagai tanda dimulainya masa bakti baru KORMI Kabupaten Banyuasin periode 2026–2030.(Day) 

📶1.003

Share:

Ratusan Pelajar Antusias Ikuti Festival Olahraga Tradisional KORMI Banyuasin

Ratusan Pelajar Antusias Ikuti Festival Olahraga Tradisional KORMI Banyuasin

ReformasiRI.com, Banyuasin – Ratusan pelajar tingkat SMA/SMK/MA bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Banyuasin antusias mengikuti Festival Olahraga Tradisional yang digelar Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Banyuasin bersama Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Banyuasin.

Beragam olahraga tradisional dipertandingkan dalam kegiatan tersebut. Untuk kategori pelajar SMA/SMK/MA, perlombaan meliputi tarik tambang, bakiak, dan engrang. Sementara kategori antar-OPD mempertandingkan bola kasti dan tarik tambang.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Plt. Kepala Disporapar Kabupaten Banyuasin, Asmawi Jasi, S.H. Turut hadir Plt. Sekdin Disporapar Banyuasin M. Rusik, Kabag Kesra Sashadiman Ralibi, Camat Banyuasin III Santo, S.Sos., M.Si., serta ratusan peserta dari kalangan pelajar dan perwakilan OPD.

Dalam sambutannya, Asmawi Jasi berharap festival olahraga tradisional tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan antarpeserta.

“Melalui festival olahraga ini, kita berharap semakin terjalin keakraban serta dapat lebih memaknai semangat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.

Asmawi juga mengimbau seluruh peserta, pendamping, dan panitia untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, semangat berkompetisi harus tetap dibarengi dengan sportivitas dan suasana yang aman serta kondusif.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan tertib. Jangan sampai semangat berkompetisi justru menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan. Mari kita jaga keamanan, ketertiban dan sportivitas bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua III KORMI Kabupaten Banyuasin, Jhon Meri, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus persiapan menghadapi Festival Olahraga Provinsi (Forprov) di Muara Enim.

Menurutnya, olahraga tradisional perlu terus diperkenalkan dan dikembangkan, terutama kepada generasi muda agar keberadaannya tetap terjaga di tengah perkembangan olahraga modern.

“Kegiatan ini merupakan satu kesatuan dalam rangka persiapan menyambut HUT RI dan Forprov di Muara Enim. Kami berharap para peserta dapat mengikuti seluruh perlombaan dengan semangat sportivitas,” kata Jhon Meri.

Antusiasme peserta terlihat sejak kegiatan dimulai. Para pelajar maupun perwakilan OPD saling menunjukkan kemampuan, kekompakan, dan semangat dalam mengikuti setiap perlombaan.

Selain menjadi sarana hiburan dan kompetisi, festival tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya melestarikan olahraga tradisional sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, serta kecintaan generasi muda terhadap olahraga masyarakat di Kabupaten Banyuasin.(Day)

📶 1.029
Share:

Warga Ariodilla III Lingkungan RT 34 Antusias Ikuti Perlombaan Dalam Menyemarakkan HUT-RI Ke-81

Palembang - Peringatan HUT RI Ke-81 yang jatuh pada 17 Agustus 2026 menjadi momen dan antusias tersendiri bagi warga RT 34 yang berada di Jalan Ariodilla III, Kelurahan 20 Ilir D. IV, Kecamatan Ilir Timur. I, Palembang.
Sebuah acara yang terdiri dari berbagai perlombaan dikemas sedemikian rupa disertai musik berirama cepat yang di putar oleh panitia sehingga membangkitkan semangat para peserta lomba untuk memacu adrenalin dengan harapan menjadi sang juara.

Tidak sedikit perserta yang terjatuh sambil tertawa merasakan sedang terhibur disaat melakukan lomba lari karung, lomba tarik tambang dan sebagainya.

"Walaupun jatuh tapi kami senang om," ujar seorang peserta kepada wartawan Beritapali.id sambil tertawa, Kamis (17/08/2026).

Meidyastuti Ketua RT 34 mengatakan, melalui anggaran yang terkumpul dari partisipasi warga dan beberapa donatur, acara perlombaan seperti ini rutin di lakukan untuk menyemarakkan perayaan HUT-RI.

Adapun jenis perlombaan yang bisa di tampilkan pada tahun ini diantaranya, lomba gamplek, lomba balap karung, lomba karaoke, lomba makan kerupuk, lomba masuk paku dalam botol dan sebagainya. 

"Alhamdulillah tahun ini kita bisa kembali mengadakan kegiatan berbagai perlombaan, baik itu untuk dewasa maupun anak-anak," ujar Meidyastuti yang dikenal sebagai pelopor Posyandu Bougenville di lingkungan RW.09.

Meidyastuti berharap, melalui kegiatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT-RI) warga dapat memperkuat persatuan, menumbuhkan gotong royong, mengenang jasa pahlawan, serta mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera menuju Indonesia Maju. (CH) 
Share:

Menjelang HUT RI ke-81, Polda Sumsel Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

Palembang, – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) di wilayahnya dalam keadaan aman dan kondusif dengan Tema "Indonesia berdaulat,
Adil,dan makmur". 
Dengan pelaksana upacara komandan upacara Kompol Ilham,dan perwira upacara AKBP Finan Sukma Radipta 
SH,SIK, sedangkan Irup diagendakan pimpinan Polda Sumsel 

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, SIK, MH usai gladi upacara HUT RI ke - 81 di Mapolda Sumsel Palembang, Jumat (14/8/2025) pagi.

Dalam kesempatan itu, Kombes Nandang menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya menjelang dan pasca momentum nasional seperti peringatan 17 Agustus.

“Kami ingin masyarakat menjadi pendengar dan penyimak berita yang cerdas, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumbernya,” ujar mantan Kapolresta Pekanbaru tersebut.

Ia mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks berpotensi menimbulkan kepanikan dan mengganggu aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, warga diimbau untuk bijak menyikapi informasi, terutama yang beredar di media sosial.

Alumni Sespimti Polri 2022 ini juga memaparkan sejumlah langkah antisipatif yang telah dilakukan Polda Sumsel. Di antaranya meningkatkan patroli malam hari, memperkuat pendekatan kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas, dan melakukan monitoring terhadap potensi gangguan kamtibmas di seluruh wilayah.

Selain itu, Polda Sumsel juga berkomitmen untuk menjamin kelancaran seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-81.

“Kami siap menindak setiap oknum yang berusaha mengganggu stabilitas keamanan, baik secara langsung maupun melalui penyalahgunaan informasi di media sosial. Mari menjadi polisi bagi diri sendiri, dengan bijak menyikapi setiap informasi,” tegasnya.

Dengan persiapan tersebut, Polda Sumsel berharap peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 dapat berlangsung khidmat, aman, dan penuh semangat persatuan di seluruh pelosok Sumatera Selatan. (Rilis Polda) 
Share:

Adanya Dugaan Penyimpangan Anggaran BOS dan PSG SMK Negeri 1 Palembang Picu PST Buat Laporan ke Kejati Sumsel

Palembang _ Dian HS Ketua Umum (Ketum) Lembaga Pemerhati Situasi Terkini (PST) membuat laporan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) di Jalan Gubernur H. Bastari, Kecamatan Jakabaring, Palembang.
Laporan disampaikan terkait adanya dugaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan (Abuse Of Power) yang mengarah pada perbuatan tindak pidana Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) yaitu, penyimpangan anggaran dana BOS dan PSG tahun anggaran 2023-2025 yang tidak sesuai peruntukkannya di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Palembang. 

Adapun dana BOS tersebut dengan anggaran :

- Tahun 2023 sebesar : Rp1.977.600.000.00,-

- Tahun 2024 sebesar :
Rp2.161.600.000.00,-

- Tahun 2025 sebesar :
Rp2.254.400.000.00,-

Total jumlah dari tahun 2023-2025 sebesar :
Rp6.393.600.000.00,-

Dana PSG dengan nilai anggaran :

- Tahun 2023 sebesar :
Rp2.472.000.000.00,-

- Tahun 2024 sebesar :
Rp2.702.000.000.00,-

- Tahun 2025 sebesar :
Rp2.818.000.000.00,-

Total jumlah dari tahun 2023-2025 sebesar :
Rp7.992.000.000.00,-

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sejumlah pihak di lingkungan SMK Negeri 1 Palembang, serta hasil kajian dan penelitian Tim Badan Kajian dan Penelitian Lembaga PST, ditemukan adanya indikasi yang perlu ditelusuri lebih lanjut terkait realisasi penggunaan Dana BOS dan PSG Tahun Anggaran 2023 sampai dengan Tahun 2025.

"Dugaan penyimpangan penggunaan anggaran tersebut berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara, sehingga menurut kami, perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh aparat penegak hukum dalam hal ini Kejati Sumsel," ujar Dian kepada wartawan, Kamis (12/08/2026). 

Lanjut Dian memperjelas, realisasi penggunaan Dana BOS dan PSG tersebut diduga tidak transparan dan tidak tepat guna, bahkan realisasi anggarannya diduga hanya diketahui oleh oknum Kepala Sekolah (Kepsek) dan Bendaharanya saja.

"Setelah masuknya laporan ini, kami berharap pihak Kejati Sumsel agar segera memanggil Kepala Sekolah, Bendahara SMK Negeri 1 Palembang dan semua yang terlibat untuk di lakukan pemeriksaan. Bila memang benar terbukti segera tetapkan tersangka," pungkas Dian tutup pembicaraan. (CH) 
Share:

Tiga Pencuri Makai Helm Satroni Parkiran RS Siti Khadijah Palembang, Motor Beat Milik Karyawan Raib

Palembang _ Rafli Andhani, seorang karyawan bagian koperasi di RS Siti Khadijah Palembang mengalami nasib nahas. Bagaimana tidak, motor miliknya STNK atas nama Sri Wahyuni, BG 3960 ADQ hilang di parkiran RS Siti Khadijah, Jalan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.
Kepada wartawan Rafli mengatakan, berdasarkan rekaman CCTV di lokasi, terpantau ada 3 pelaku semuanya memakai helm masuk ke parkiran motor karyawan.

Saat itu hari Selasa (04/08) kejadian subuh sekitar pukul 04.30 Wib ada sekitar 3 motor jenis matic dan beberapa motor jenis manual. 

Para pelaku berusaha untuk membobol kunci setang ketiga motor jenis matic tersebut, namun hanya satu motor yang berhasil mereka rusak dan membawanya kabur.

"Waktu itu saya kerja sift malam pulang pagi jam 08.00 Wib, saat mau pulang motor di parkiran sudah tidak ada," ujar Rafli, Rabu (12/08/2026).

Sejauh ini Rafli sudah berupaya melakukan konfirmasi kepada pengelola parkir untuk minta pertanggungjawaban. Namun, pihak pengelola parkir menolaknya dengan alasan, karena motor korban hilang tidak melalui portal pintu keluar.

Setelah mendengar penjelasan dari pengelola parkir akhirnya Rafli di dampingi keluarganya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek IB.I, Palembang dengan Nomor Laporan Polisi : LP/B/372/VIII/2026/SPKT/ Polsek Ilir Barat I/Polrestabes Palembang/Polda Sumatera Selatan.

Saat di konfirmasi wartawan Beritapali.id dan Kabarnusa24.com, Haris pengelola parkir mewakili Pimpinan PT. Tekana Maju Bersama, membenarkan atas kejadian hilangnya motor milik korban tersebut.

Namun, selaku pengelola parkir ia membantah kalau kejadian itu kelalaiannya. Karena menurutnya, saat motor tersebut di bawa kabur oleh pelaku, tidak melalui portal pintu keluar, sehingga penjaga loket tidak mengetahuinya.

"Itu sebenarnya bukan kesalahan kami, tapi kami masih ada niat baik untuk membantu korban sebagai uang kerohiman sebesar Rp500.000,-(Lima Ratus Ribu Rupiah) tapi korban menolaknya, dan lebih memilih membuat laporan, ya silahkan!," ucap Haris. 

Selanjutnya, di lokasi yang sama wartawan Beritapali.id dan Kabarnusa24.com menjumpai seorang petugas keamanan bernama Robby yang diketahui sebagai pengawasan dari PT RASKA yaitu Perusahaan yang bergerak di bidang penyalur jasa pengamanan.

"Ohh kalau masalah itu memang benar ada, tapi kami sudah melaporkannya ke Polsek IB.I, Palembang dan untuk perkembangan selanjutnya kita serahkan pada mereka (Polsek IB.I, Palembang)," pungkas Robby tutup pembicaraan. (CH) 
Share:

Ketum PST Dian HS Layangkan Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran Proyek Peningkatan Jalan Serut 1 Desa Pengabuan ke Kejati Sumsel

Palembang _ Dian HS Ketua Umum (Ketum) Lembaga Pemerhati Situasi Terkini (PST) membuat laporan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) di Jalan Gubernur H. Bastari, Kecamatan Jakabaring, Palembang.
Laporan disampaikan terkait adanya dugaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan yang mengarah pada perbuatan tindak pidana korupsi penyimpangan anggaran proyek Peningkatan Jalan Serut 1 Desa Pengabuan, pada satuan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan nilai anggaran Rp3,6 miliar lebih yang dikerjakan oleh CV Mawarhitamku melalui APBD Kabupaten PALI Tahun Anggaran 2026.

"Kami berharap setelah masuknya laporan ini Kejati Sumsel segera menindaklanjuti dengan membentuk tim terjun ke lokasi," ujar Dian, Selasa (11/08/2026).

Sedikit Dian menjelaskan, proyek yang di laporkan tersebut perlu mendapat perhatian dan pemeriksaan secara menyeluruh, mulai dari proses pelelangan, waktu pelaksanaan, material yang digunakan hingga volume pekerjaan di lapangan.

"Proyek tersebut berlangsung pada akhir Tahun Anggaran 2025, sedangkan kontrak pekerjaan dilakukan pada Januari 2026," ucap Dian.

Proyek dilaksanakan secara tergesa-gesa, lelang akhir Tahun Anggaran 2025 dan kontrak Januari 2026. Patut diduga proyek berasal dari Pokir oknum Anggota DPRD Kabupaten PALI. 

PST juga menyoroti material batu yang digunakan dalam pekerjaan. Mereka menduga material tersebut tidak sesuai spesifikasi karena disebut bercampur tanah dan dinilai memiliki kualitas yang tidak layak.

Selain material, PST mempertanyakan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek. Menurut mereka, pengawasan yang diduga tidak optimal berpotensi menyebabkan pekerjaan tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan dalam kontrak.

"Kejati Sumsel harus tegas,! segera panggil PPK, dan pemenang tender termasuk semua pihak terkait untuk dilakukan pemeriksaan. Hukum tidak boleh tebang pilih, dimata hukum semua sama, apabila dalam pemeriksaan memang benar-benar terbukti saya minta sesegera mungkin tetapkan sebagai tersangka," tutup Dian. (CH) 
Share:

Subscriber

Berita Populer