Truk Batubara ±46 Ton Diduga Ilegal Lolos di Jalan Umum, Tim Investigasi Soroti Kuat Dugaan Pembiaran

Truk Batubara ±46 Ton Diduga Ilegal Lolos di Jalan Umum, Tim Investigasi Soroti Kuat Dugaan Pembiaran

ReformasiRI.com, Musi Banyuasin – Temuan mencengangkan kembali terungkap di lapangan. Tim investigasi gabungan beberapa media online menemukan satu unit kendaraan truk pengangkut batubara dengan coverensi ±46.060 kg yang melintas di jalan umum, diduga kuat membawa batubara ilegal.

      Surat SUP Timbangan Pengiriman 

Kendaraan tersebut diketahui membawa Nota SUP pengiriman barang dari PT Putra Mandiangin Utama (PMU) tertanggal 06/03/2026. Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun, legalitas asal muatan masih dipertanyakan dan memunculkan dugaan serius adanya pelanggaran.

Fakta yang lebih menguatkan muncul dari percakapan melalui telepon sopir dengan  tim media dilapangan mengaku pengurus/ manajemen/penerima pengiriman batubara Singatnya, 

"Izin Batu tidak ada,,,, kami sudah pasrah,,,,/red,” ungkap pihak yang mengaku pembeli melalui komunikasi telepon/WhatsApp.

Pernyataan ini menjadi indikasi kuat bahwa aktivitas pengangkutan tersebut diduga tidak didukung izin resmi serta surat jalan  sebagaimana mestinya.


Sebagai bentuk tanggung jawab publik, tim media telah menyampaikan laporan dan aduan pada Senin (30/03/2026) melalui berbagai jalur, di antaranya:

- WhatsApp Kapolda Sumsel

-  Wadir Krimsus Polda Sumsel

- Kapolres Musi Banyuasin

- Kanit Reskrim Polsek Babat Supat

- Operator Polres Muba

- Layanan darurat 110

Langkah ini dilakukan agar aparat penegak hukum dapat segera turun tangan menindaklanjuti temuan di lapangan.

Tim investigasi di lapangan secara aktif meminta agar kendaraan tersebut diamankan dan dilakukan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Republik Indonesia.


Namun, sejak ±pukul 10.00 WIB hingga 17.46 WIB, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Kendaraan tersebut justru diizinkan putar balik oleh oknum di Pos Lantas Sukamaju Padahal, tim media telah meminta agar kendaraan:

- Diparkir dan diamankan di Pos Lantas Sukamaju, atau

- Dibawa ke Polsek Babat Supat untuk pemeriksaan lebih lanjut

Sementara itu, tim media menilai persoalan ini tidak sekadar pelanggaran lalu lintas biasa, melainkan menyangkut dugaan yang lebih luas, seperti:

- Penyalahgunaan jalan umum

- Muatan berlebih

- Dugaan batubara tanpa legalitas jelas


Kondisi ini memunculkan kesan adanya ketidakjelasan arah penanganan serta lemahnya koordinasi di lapangan.

Tim investigasi mengaku kecewa atas situasi yang terjadi. Upaya yang dilakukan sejak pagi hingga sore hari dinilai seperti “dipingpong” tanpa kejelasan.

“Kami hanya ingin penegakan aturan berjalan, bukan pembiaran. Tapi yang terjadi justru sebaliknya,” ungkap tim di lapangan.


Situasi ini pun memunculkan pertanyaan serius di tengah publik:

Apakah ada pihak yang diduga menjadi ‘beking’ terhadap armada-armada besar yang melintas di jalan umum?


Sebagai langkah lanjutan, tim media juga telah menyusun Laporan Pengaduan Pidana (LAPDU) yang ditujukan kepada pihak berwenang.

- Dalam laporan tersebut dijelaskan secara rinci:

- Identitas kendaraan BG 9789 GN

- Sopir bernama Nanda Pratama Jasa Putra

- Asal muatan dari Sarolangun–Merangin (Jambi)

- Tujuan pengiriman ke Cilegon

- Lokasi kejadian di Jalan Lintas Timur KM 96, Kecamatan Babat Supat,  Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) 


Serta dugaan pelanggaran yang terjadi, mulai dari:

- Muatan berlebih

- Kerusakan kendaraan hingga mogok

- Gangguan lalu lintas

- Dugaan tidak memiliki izin hauling

Peristiwa ini menjadi sorotan serius karena menyangkut keselamatan publik, kerusakan infrastruktur jalan, serta konsistensi penegakan aturan.

Jika tidak ditangani secara transparan dan tegas, dikhawatirkan akan menimbulkan persepsi negatif di masyarakat terhadap penegakan hukum di lapangan.

“Jika pelanggaran seperti ini terus terjadi tanpa tindakan nyata, maka hukum hanya akan menjadi simbol, sementara risiko ditanggung masyarakat.”

(red)

Share:

Dir Intelkam Polda Sumsel Sambut Puluhan Wartawan di Acara Open House Lebaran 1447 H

Palembang _ Direktur Intelkam (Dirintelkam) Polda Sumsel menggelar acara open house bersama puluhan awak media di kediamannya, Jalan Rajawali, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT. II, Palembang. 
Open house digelar pada hari kedua Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, tepatnya Minggu (22/03/2026) Pukul 13.00 Wib hingga selesai.

Satu persatu awak media mulai berdatangan disambut langsung oleh Dir Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, S.I.K., M.H.

Seperti pada umumnya suasana lebaran, berbagai jamuan makanan dan minuman termasuk ciri khas lebaran yaitu kue lebaran tidak luput dalam hidangan. 

Tony menyampaikan, open house bersama awak media bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi. Karena menurutnya, peran media sangat di butuhkan dalam setiap kegiatan Polri khususnya di wilayah Polda Sumsel. 

"Disini kita semua tahu, keberhasilan tugas kepolisian tak lepas dari peran media dalam menyampaikan informasi yang akurat. Karena menurut saya, media memiliki posisi yang sangat penting dalam sistem demokrasi dan jangkauan sosial yang sangat luas," ujar Dir Intelkam Tony Budhy saat berbincang dengan para awak media.

(CH) 
Share:

Kapolres Banyuasin Bersama Bupati Pimpin Pengamanan Malam Takbiran, Wujudkan Situasi Aman dan Kondusif

Kapolres Banyuasin Bersama Bupati Pimpin Pengamanan Malam Takbiran, Wujudkan Situasi Aman dan Kondusif

ReformasiRI.com, Banyuasin – Kapolres Banyuasin bersama Bupati Banyuasin menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan turun langsung memantau situasi malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Banyuasin, Jum'at (20/03/2026) pukul 22:00 wib 

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimda dan Organisasi Perangkat Daerah, di antaranya Dandim 0430/Banyuasin, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Perhubungan, serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuasin.

Kapolres Banyuasin menegaskan bahwa kehadiran aparat di lapangan merupakan bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat guna memastikan seluruh rangkaian malam takbiran berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

“Kami bersama Bupati dan seluruh unsur terkait turun langsung untuk memastikan keamanan masyarakat. Ini adalah bentuk sinergi dan komitmen bersama agar masyarakat dapat merayakan malam takbiran dengan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Dalam pemantauan tersebut, rombongan meninjau pos pengamanan, memonitor arus lalu lintas, serta memastikan kesiapan personel di lapangan dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kepadatan kendaraan.

Bupati Banyuasin juga mengapresiasi langkah cepat dan kesiapsiagaan Kapolres beserta jajaran yang dinilai mampu menjaga stabilitas keamanan di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Sinergi antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah sangat penting. Alhamdulillah malam ini kita lihat kondisi di Banyuasin tetap aman dan terkendali,” ungkapnya.

Sementara itu, peran Dinas Perhubungan terlihat dalam pengaturan lalu lintas, BPBD dalam kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, serta Dinas Kominfo dalam mendukung penyebaran informasi kepada masyarakat secara cepat dan akurat.

Dengan keterlibatan seluruh unsur tersebut, pengamanan malam takbiran di Kabupaten Banyuasin berjalan dengan baik, mencerminkan kolaborasi yang solid antara aparat keamanan dan pemerintah daerah.

Masyarakat pun diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, mengutamakan keselamatan, serta merayakan malam takbiran dengan penuh khidmat dan kebersamaan.

(red)
Share:

Bupati Banyuasin Tinjau Pos Pengamanan Lebaran, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

Bupati Banyuasin Tinjau Pos Pengamanan Lebaran, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

ReformasiRI.com, Banyuasin – Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H. bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan langsung ke sejumlah pos pengamanan Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Banyuasin. Jum'at (20/03/2025) pukul 22:00 wib 

Didampingi Dandim Banyuasin dan Kapolres Banyuasin, Bupati meninjau pos keamanan mulai dari Kecamatan Banyuasin III, Suak Tape hingga Kecamatan Betung. Dari hasil pemantauan, situasi arus mudik dan pengamanan Lebaran terpantau berjalan aman, lancar, dan terkendali.

“Alhamdulillah kami didampingi Pak Dandim dan Pak Kapolres telah meninjau pos keamanan dari Banyuasin III hingga Betung. Semuanya berjalan lancar, aman, tidak ada kendala. Mudah-mudahan sampai H+7 arus lalu lintas di Kabupaten Banyuasin tetap berjalan lancar,” ujar Bupati.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan para petugas di lapangan, termasuk Kapolsek setempat, guna memastikan kesiapsiagaan pengamanan selama momentum Lebaran.

“Alhamdulillah setelah kami berdialog langsung dengan para petugas, semuanya berjalan dengan baik dan terkendali. Kita berharap tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Banyuasin juga menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat, khususnya pada malam takbiran ini , agar tetap menjaga ketertiban dan persatuan.

“Pada malam hari ini kita melaksanakan takbir, baik di masjid maupun pawai di beberapa kecamatan. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi dan kondisi, menjaga persatuan, serta tidak mengganggu ketertiban umum, sehingga Idul Fitri dapat kita rayakan dengan penuh sukacita, rasa syukur, dan kebahagiaan,” pesannya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga nilai-nilai kebersamaan serta tidak berlebihan dalam merayakan hari kemenangan, sesuai dengan adat dan budaya masyarakat Banyuasin.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyuasin, Hj. Ida Bahagia, S.H., M.M., yang turut mendampingi kegiatan tersebut, menyampaikan harapannya agar arus mudik tahun ini berjalan lancar.

“Alhamdulillah kami dari Dinas Kominfo Kabupaten Banyuasin turut mendampingi Bupati dalam meninjau situasi perjalanan mudik. Semoga tahun ini semuanya berjalan lancar. Kami juga mengucapkan mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Banyuasin dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh kebersamaan.

(red)
Share:

Tinjau Kalikangkung, Kapolri Pastikan Pelayanan hingga Rekayasa Lalin Optimal Hadapi Mudik

Jateng - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kesiapan mudik Lebaran di Gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah (Jateng). Dalam pengecekan dan koordinasinya, Sigit memastikan Polri dan seluruh stakeholder terkait bakal memberikan pelayanan optimal untuk para masyarakat.
Dimana ini adalah titik, salah satu titik yang menjadi perhatian untuk pelayanan arus mudik, khususnya karena memang ini adalah titik di tempat masyarakat masuk ke wilayah Jawa Tengah pascaada kegiatan rekayasa. Dan tentunya ini menjadi salah satu pelayanan yang cukup sentral di wilayah Jawa Tengah, kata Sigit di Tol Kalikangkung, Senin (16/3/2026).

Sigit memaparkan, seluruh stakeholder telah melaporkan bahwa telah melakukan kesiapan optimal untuk melakukan pengamanan dan pelayanan di momentum arus mudik.

Menurut Sigit, hal yang difokuskan untuk dimaksimalkan kesiapannya adalah kebijakan soal rekayasa lalu lintas (lalin), mulai dari ganjil genap hingga One Way skala nasional. Terlebih, kata Sigit, Polda Jateng telah melakukan sejumlah inovasi demi mewujudkan mudik yang aman dan bahagia.

Termasuk juga terobosan-terobosan yang disiapkan seperti valet and ride, dan kemudian tadi ada satu terobosan baru dengan nama 'Si Polan' (Sistem Informasi Polisi Lalu Lintas), ya. Yang tentunya ini menjadi pelengkap selain respons kita terkait dengan 110 yang menjadi salah satu nomor yang bisa dihubungi, ujar Sigit.

Sigit menegaskan, dengan dukungan dari berbagai macam persiapan yang diberikan, diharapkan bisa membantu masyarakat yang ingin mendapatkan informasi terkait dengan layanan-layanan kepolisian.

Kemudian apabila ada permasalahan di jalan, maka layanan ini bisa digunakan untuk ditanyakan, termasuk juga hal-hal yang diperlukan oleh masyarakat pengemudi atau masyarakat, pemudik yang berada di wilayah Jawa Tengah, ucap Sigit.

Dengan optimalisasi ini, Sigit menekankan, pihaknya bakal siap menghadapi puncak arus mudik yang diprediksi berlangsung pada H-3 Lebaran. Hal itu dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman yang maksimal bagi seluruh pemudik.

Dan sampai saat ini, Alhamdulillah dan mudah-mudahan juga bisa terus kita jaga untuk hal-hal yang sifatnya menonjol seperti laka (kecelakaan) menonjol sampai saat ini bisa kita jaga. Dan tentunya harapan kita mendekati hari H, angka laka juga bisa kita jaga untuk bisa lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, papar Sigit.

Lebih dalam, Sigit mengingatkan untuk terus menjaga dan meningkatkan sinergisitas seluruh pihak dalam mengamankan serta melayani arus mudik hingga balik Lebaran 2026.

Saya titip pesan agar sinergisitas seluruh stakeholder yang ada dalam memberikan pelayanan mudik di tahun 2026 ini betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat sebagaimana tagline kita: 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia'. Jadi ini betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat, tegas Sigit.

Kita harapkan apa yang menjadi arahan Bapak Presiden untuk kita memberikan pelayanan terbaik di Operasi Ketupat ini dalam hal memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang lainnya betul-betul bisa kita optimalkan, tambah Sigit mengakhiri.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama arus mudik lebaran 2026, Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas.

Direktur Lalu Lintas Polda Jateng, Kombes Pol. Pratama Adhyasastra menjelaskan bahwa sejumlah skema yang akan diterapkan antara lain sistem one way nasional, sistem ganjil genap, serta pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga.

 
Kepolisian juga membuka kemungkinan penerapan one way lokal di sejumlah jalur utama di Jawa Tengah, menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan.

Langkah tersebut diambil untuk memastikan kelancaran arus kendaraan, yang diperkirakan meningkat signifikan menjelang hari raya idul fitri.

Kepolisian juga menyiapkan tol fungsional di Exit Bawen, yang akan difungsikan sebagai jalur tambahan saat arus balik. Tol tersebut dijadwalkan beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 17.00 WIB”, kata Kombes Pol. Pratama Adhyasastra kepada wartawan, Rabu (18/3/26).

Menurut Alumni Akpol 91 ini Polda Jateng mengimbau masyarakat agar kedepan mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan prima, serta memanfaatkan rest area dan pos pelayanan untuk beristirahat selama perjalanan.

Dengan kesiapan rekayasa lalu lintas serta dukungan berbagai pihak, arus mudik Lebaran 2026 diharapkan dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif”, pungkas mantan Dirlantas Polda Sumsel. 

(CH/Rilis) 
Share:

Sepertiga Malam Ramadhan, HDCI Palembang Tebar 5 Ton Beras

Palembang – Suara deru mesin motor besar yang memecah keheningan sepertiga malam di Kota Palembang biasanya identik dengan touring. Namun, Senin dini hari (16/3/26), suasana tersebut berubah menjadi momen penuh khidmat dan haru.
Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Pengcab Palembang kembali turun ke jalan melalui aksi "Sahur on the Road". Bukan untuk sekadar pamer kegagahan, melainkan membawa misi kemanusiaan yang nyata, menyalurkan 1.000 paket beras (total 5 ton) langsung ke tangan mereka yang paling membutuhkan.

Menyisir Sudut Kota Demi Ketepatan Sasaran

Dimulai dari titik kumpul di TAKI Cafe pada pukul 00.30 WIB, rombongan bergerak menyisir rute-rute utama mulai dari kawasan jalan M. Isa, Rajawali, Veteran, Kapten Arivai, hingga menyentuh nadi Kota di Jalan Sudirman dan Merdeka. 

Di bawah temaram lampu jalan, para bikers ini tak segan berhenti saat melihat pejuang nafkah malam, mulai dari driver ojek online (ojol), petugas parkir, petugas kebersihan, pengepul barang bekas, hingga pengayuh becak yang masih terjaga.

Ketua HDCI Pengcab Palembang, Bro Muhammad AR, menegaskan bahwa aksi ini adalah wujud jati diri organisasi yang sebenarnya.

"Kami ingin kehadiran HDCI di Palembang memberikan dampak nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Seribu karung beras ini adalah simbol bahwa di balik jaket kulit kami, ada keinginan kuat untuk berbagi kebahagiaan dan meringankan beban sesama, terutama di waktu sahur yang penuh berkah ini," tegas Bro Muhammad AR.
 
Soliditas di Atas Roda

Senada dengan itu, Sekretaris HDCI Palembang, Bro Tazir, yang mengawal langsung jalannya penyaluran, menyebutkan bahwa kunci sukses gerakan ini adalah koordinasi dan rasa kepedulian yang solid.

"Ini adalah bentuk soliditas kami: bergerak bersama, dari kita untuk rakyat. Kami berharap langkah kecil ini bisa memicu semangat berbagi bagi komunitas lain di Kota Palembang. Bahwa hobi bisa berjalan selaras dengan aksi sosial," ungkap Bro Tazir.

Tangis Haru di Pinggir Jalan

Kehadiran rombongan HDCI ini disambut antusiasme luar biasa dari warga. Salah satunya adalah Ridwan (51), seorang driver Ojek Online (Ojol) yang masih mencari penumpang di tengah malam.

"Gak nyangka aja Mas, malam-malam begini saya justru dapat bantuan beras dari komunitas Harley. Saya sangat berterima kasih buat HDCI Palembang, paket ini sangat berarti buat keluarga saya di rumah," ujar Ridwan dengan mata berkaca-kaca.

Apresiasi serupa datang dari seorang ibu pengepul barang bekas yang ditemui di pinggiran jalan Merdeka. Sambil memeluk erat karung berasnya, ia mengucap syukur yang mendalam.

"Ya Allah, benar-benar rejeki yang tidak disangka. Terima kasih banyak buat Bapak-bapak HDCI Palembang yang sudah peduli dengan rakyat kecil seperti kami," pungkasnya lirih.

Aksi yang berakhir menjelang waktu sahur ini ditutup dengan doa bersama di garis finish, menyisakan jejak kebaikan di sepanjang aspal Bumi Sriwijaya. HDCI Palembang membuktikan bahwa kepedulian tak butuh banyak kata, cukup dengan aksi nyata di waktu yang tepat. (CH/Suherman)
Share:

Perkuat Sinergi Pemerintahan, Gubernur Herman Deru Minta Alumni dan Praja IPDN Jaga Profesionalitas dan Etika Komunikasi

Palembang _ Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menekankan pentingnya peran strategis alumni dan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebagai tulang punggung birokrasi. Hal ini disampaikannya dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama Dewan Pengurus Provinsi Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (DPP IKAPTK) Sumsel serta para Praja IPDN di Palembang, Minggu (15/3/2026).
Dalam arahannya, Herman Deru menegaskan bahwa Praja IPDN merupakan anatomi penting dalam struktur pemerintahan sekaligus motor penggerak regenerasi kepamongprajaan.

"Banyak yang memuji pemberdayaan praja di Sumsel karena mereka memang kompeten. Saya menempatkan mereka di posisi strategis karena saya percaya pada kemampuan teknis mereka dalam mengelola pemerintahan," ujar Herman Deru.

Namun, Gubernur juga memberikan catatan penting terkait pengembangan diri. Menurutnya, kompetensi akademik dan teknis harus diimbangi dengan kemampuan komunikasi yang mumpuni.

"Saya ingatkan, posisi strategis bukan hanya soal nasib, tapi juga soal komunikasi. Terkadang ada yang mampu secara kerja tapi lemah di komunikasi. Perbaiki cara berkomunikasi agar kinerja semakin optimal dan amanah yang diemban dapat tersampaikan dengan baik," tambahnya.

Selain soal komunikasi, Herman Deru juga berpesan agar seluruh alumni yang tergabung dalam IKAPTK tetap menjaga netralitas dan profesionalitas, terutama menjelang tahun politik. Ia meminta para pamong praja untuk tetap fokus pada pelayanan publik dan tidak terjebak dalam politik praktis.

Sementara itu, Ketua DPP IKAPTK Sumsel, H. Achmad Rizwan, SSTP., MM, menyatakan kesiapan seluruh purna praja dan praja asal Sumsel untuk terus mendukung program strategis Pemprov Sumsel.

Acara ini juga diwarnai dengan aksi sosial berupa pemberian santunan kepada 10 panti asuhan di Kota Palembang sebagai bentuk kepedulian nyata para alumni terhadap sesama di bulan suci Ramadhan.

Turut hadir Sekretaris Daerah Sumsel Dr.Drs.H. Edward Candra,Karo Kesra Dr.Drs Sunarto MSi dan Kepala OPD lainnya.

(CH/Rilis) 
Share:

Subscriber

Berita Populer