Dari Panen Melon hingga Musnahkan 124 Perkara, Kejari Banyuasin Tandai HUT Adhyaksa ke-81 dengan Aksi Nyata

Kajian Anti-Korupsi, Peduli Lingkungan, Pasar Murah hingga Pemusnahan Barang Bukti Warnai Rangkaian Hari Lahir Kejaksaan

BANYUASIN, ReformasiRI.com – Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Banyuasin tidak sekadar diwarnai seremoni. Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin mengemas momentum tersebut dengan rangkaian kegiatan yang menyentuh berbagai aspek, mulai dari pemberdayaan pangan, edukasi antikorupsi, kepedulian lingkungan, pelayanan kepada masyarakat hingga penegakan hukum.


Mengusung tema “Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil dan Humanis”, rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum bagi jajaran Kejari Banyuasin untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus menunjukkan komitmen terhadap pelaksanaan tugas penegakan hukum. Rabu(2/9/2026) di Gedung Kejaksaan Negeri Banyuasin

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah panen buah melon yang dilakukan di kebun belakang Kantor Kejaksaan Negeri Banyuasin. Kegiatan tersebut melibatkan jajaran pegawai dan Pegawai Pemerintah Non-Pegawai Negeri (PPNPN) sebagai bagian dari aktivitas produktif di lingkungan kejaksaan.

Tidak berhenti pada kegiatan internal, Kejari Banyuasin juga menggelar sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi pada 20 Agustus 2026. Kegiatan bertema “Pencegahan Tindak Pidana Korupsi pada Lingkup Pemerintahan Daerah” tersebut menghadirkan Ranu Mihardja, S.H., M.Hum. sebagai narasumber.

Kegiatan yang berlangsung di Graha Sedulang Setudung Banyuasin itu diikuti unsur Pemerintah Kabupaten Banyuasin, termasuk Sekda dan kepala OPD.

Kepala Kejari Banyuasin, Ibu Erni Yusnita, S.H., M.H., menekankan agar sosialisasi antikorupsi tidak berhenti sebatas pemahaman teori. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi dorongan untuk memperkuat evaluasi dan introspeksi dalam tata kelola pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, serta pengelolaan aset daerah.

Tujuannya, setiap penggunaan anggaran dan pengelolaan aset dapat dipertanggungjawabkan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Peduli Karhutla, Kejari Banyuasin Turun ke Jalan

Kepedulian Kejari Banyuasin juga diwujudkan melalui kegiatan pembagian masker dan stiker bertuliskan “Stop Melakukan Pembakaran Hutan dan Lahan” kepada pengendara yang melintas di gerbang masuk Kejaksaan Negeri Banyuasin pada 31 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi udara yang kurang baik akibat asap pembakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.

Respons masyarakat disebut cukup positif. Sejumlah pengendara menerima masker sekaligus stiker sebagai pengingat untuk bersama-sama mencegah pembakaran hutan dan lahan.

124 Perkara Berkekuatan Hukum Tetap Dimusnahkan

Di bidang penegakan hukum, momentum HUT Kejaksaan ke-81 juga diisi dengan pemusnahan barang bukti atau benda sitaan tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap pada semester II tahun 2026.

Berdasarkan rilis Kejari Banyuasin, terdapat 124 perkara yang barang buktinya dimusnahkan.

Barang bukti tersebut antara lain terdiri dari:

  • Narkotika jenis sabu seberat 161,76 gram;
  • Ekstasi sebanyak 34 butir;
  • Barang bukti dari 61 perkara OHARDA;
  • Barang bukti dari 16 perkara TPUL;
  • Barang bukti dari 3 perkara narkotika lainnya; dan
  • 1 perkara pidana khusus.

Pemusnahan tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa proses penanganan perkara tidak berhenti pada tahap persidangan, tetapi dilanjutkan dengan penyelesaian terhadap barang bukti sesuai ketentuan yang berlaku.

Hadirkan Pasar Murah dan Pelayanan untuk Masyarakat

Kejari Banyuasin kemudian menggelar Operasi Pasar Murah dan Pelayanan Prima Terpadu di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Banyuasin.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif masyarakat karena menyediakan berbagai kebutuhan pokok, seperti cabai, telur, tepung, bawang merah, beras, gula, minyak dan berbagai produk jajanan UMKM.

Selain kebutuhan pangan, masyarakat juga memperoleh sejumlah pelayanan, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis serta pelayanan administrasi tertentu.

Langkah ini menunjukkan bahwa momentum Hari Lahir Kejaksaan juga dimanfaatkan untuk mendekatkan institusi penegak hukum dengan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat langsung dan bermanfaat.

Ziarah, Perlombaan hingga Upacara HUT Ke-81

Rangkaian kegiatan turut dilanjutkan dengan upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kabupaten Banyuasin pada 1 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjasa bagi bangsa dan negara.

Sebelumnya, jajaran Kejari Banyuasin juga menggelar berbagai perlombaan internal, mulai dari pertandingan bulu tangkis, tenis meja, gaple, estafet suit, balon cangkir hingga kuis cerdas. Selain hiburan, kegiatan tersebut diarahkan untuk mempererat kebersamaan dan kekeluargaan antarkaryawan.

Puncak peringatan HUT Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 dilaksanakan melalui upacara pada 2 September 2026 di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Banyuasin.

Dalam upacara tersebut, Kepala Kejari Banyuasin menyampaikan tujuh Perintah Harian Jaksa Agung, antara lain penguatan nilai ketuhanan dalam pelaksanaan tugas, mengembalikan kehormatan dan marwah Kejaksaan, mendukung Asta Cita, serta menjalankan tugas secara profesional dengan menjunjung tinggi nilai kebenaran dan keadilan.

Pesan lainnya menekankan pentingnya membangun sinergi dan kolaborasi, menjaga kesederhanaan dalam kehidupan sehari-hari sebagai cerminan integritas, serta meningkatkan kepekaan terhadap dinamika masyarakat dan perkembangan hukum.

Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Kejari Banyuasin menjadikan HUT Kejaksaan ke-81 bukan hanya sebagai momentum seremonial, tetapi juga sebagai ruang refleksi untuk memperkuat integritas, profesionalisme, pelayanan publik, dan kedekatan institusi dengan masyarakat.

(red)

Share:

Lapas Banyuasin Gelar Salat Istisqa, Warga Binaan Diajak Perkuat Keimanan di Tengah Kekeringan

Lapas Banyuasin Gelar Salat Istisqa, Warga Binaan Diajak Perkuat Keimanan di Tengah Kekeringan

BANYUASIN, ReformasiRI.com – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin, Selasa (1/9/2026). Jajaran petugas bersama warga binaan melaksanakan Salat Istisqa sebagai ikhtiar memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun di tengah kondisi kekeringan.

Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan momentum menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Pelaksanaannya menjadi bagian dari pembinaan kepribadian dan keagamaan bagi warga binaan di lingkungan Lapas Banyuasin.

Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dilakukan Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, yang diwakili Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik), Muhammad Yusuf Pamungkas.

Selanjutnya, jamaah bersama-sama melaksanakan Salat Istisqa. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah keagamaan yang disampaikan Ustaz Rudi Hartono dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyuasin.

Dalam suasana penuh kekhusyukan, seluruh peserta juga mengikuti doa bersama. Mereka memohon agar Allah SWT menurunkan hujan, memberikan keberkahan, serta menjauhkan masyarakat dari berbagai dampak dan kesulitan yang ditimbulkan oleh kekeringan.

Selain sebagai bentuk ikhtiar menghadapi kondisi alam, kegiatan tersebut menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan. Nilai-nilai keagamaan diharapkan dapat menjadi bekal bagi mereka selama menjalani masa pembinaan di Lapas.

Pihak Lapas Banyuasin juga terus membangun sinergi dengan MUI Kabupaten Banyuasin dalam mendukung berbagai kegiatan pembinaan keagamaan bagi warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Reza M Purnama, melalui Plh Kepala Lapas, Firzon, mengatakan Salat Istisqa menjadi momentum untuk mengajak seluruh jajaran dan warga binaan meningkatkan keimanan sekaligus memanjatkan doa bersama.

“Salat Istisqa merupakan ikhtiar spiritual dan bentuk doa bersama agar Allah SWT memberikan hujan serta melindungi kita dari dampak kekeringan dan berbagai kesulitan,” ujar Firzon.

Menurutnya, momentum Maulid Nabi Muhammad SAW juga memiliki makna penting dalam proses pembinaan warga binaan. Keteladanan Rasulullah diharapkan dapat menjadi nilai yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kami berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam proses pembinaan warga binaan,” pungkasnya.

ReformasiRI.com
Share:

Dampak Polusi Debu Batubara, Warga Kelurahan Karang Anyar Minta Pihak PT BA Lakukan Pemeriksaan Kesehatan

Palembang — Perwakilan PT Bukit Asam (PT BA) terdiri dari Manager Umum, Asisten Manager K3 dan Asisten Manager Perawatan melakukan kunjungan ke lingkungan warga Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus untuk mendengarkan secara langsung keluhan masyarakat terkait dampak polusi debu Batubara yang sebabkan oleh stockpile dermaga Kertapati.
Kunjungan terpokus di kediaman Dian HS, selaku Ketua Pemerhati Situasi Terkini (PST) dihadiri oleh Direktur Eksekutif Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) Rahmat Sandi Iqbal, SH dan sejumlah warga dari beberapa RT dilingkungan Kelurahan Karang Anyar.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan keresahan dan keluhan terkait dampak debu Batubara yang dinilai mengganggu aktivitas serta kenyamanan masyarakat. Warga berharap persoalan tersebut dapat menjadi perhatian serius dan segera dicarikan solusi bersama.

Dian HS menyampaikan bahwa kunjungan perwakilan PT BA menjadi momentum penting untuk menyampaikan langsung aspirasi wawarg

Ia berharap setiap keluhan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara nyata, sehingga permasalahan debu Batubara tidak terus berlarut.

"Kami berharap dengan kedatangan pihak PT BA kesini dapat memberikan solusi melalui tindakan nyata, karena ini menyangkut dengan masalah kesehatan warga," ujar Dian kepada wartawan, Kamis (27/08/2026). 

Sementara itu, Rahmat Sandi menambahkan bahwa komunikasi antara perusahaan dan masyarakat perlu terus dibangun secara terbuka.

Menurutnya, setiap persoalan yang dirasakan warga harus dibahas bersama agar dapat ditemukan langkah penyelesaian yang terbaik.

Warga berharap pihak PT BA dapat melakukan evaluasi dan mengambil langkah konkret untuk mengurangi dampak debu Batubara di lingkungan kelurahan Karang Anyar.

"Kami berharap adanya komunikasi dan pengawasan berkelanjutan antara perusahaan bersama warga, sehingga kondisi lingkungan dan kenyamanan khususnya kesehatan masyarakat Kelurahan Karang Anyar dapat lebih terjaga," jelasnya.

Dialog panjang bersama warga dalam pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk mencari solusi bersama atas keluhan masyarakat terkait persoalan polusi debu Batubara.

Hingga berita ini diterbitkan, perwakilan PT BA belum memberikan statement atau keterangan resmi kepada media terkait keluhan warga, namun pihak perusahaan siap menampung saran dan usulan warga Kelurahan Karang Anyar terkait kerjasamanya seperti akan di adakannya kompensasi, periksa kesehatan rutin, UMKM warga dan sebagainya. (IR) 
Share:

Salni Fajar Kembali Nahkodai KORMI Banyuasin, Siap Perkuat Olahraga Masyarakat hingga 2030

Salni Fajar Kembali Nahkodai KORMI Banyuasin, Siap Perkuat Olahraga Masyarakat hingga 2030

ReformasiRI.com, Banyuasin – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Banyuasin resmi memiliki kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2030. Dr. H. Salni Fajar, S.Ag., M.Hi., kembali dipercaya memimpin KORMI Banyuasin setelah dilantik langsung oleh Ketua KORMI Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Samantha Tivani, B.Bus., M.I.B.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Auditorium Pemerintah Kabupaten Banyuasin pada Senin (11/05/2026). 

Kegiatan tersebut turut disaksikan Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H., jajaran Forkopimda, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

Dalam sambutannya, Ketua KORMI Sumsel, Hj. Samantha Tivani, menyampaikan bahwa kepengurusan yang baru dilantik memiliki amanah besar dalam mengembangkan dan membudayakan olahraga masyarakat di Kabupaten Banyuasin.

Ia berharap KORMI Banyuasin dapat menjadi motor penggerak dalam mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup aktif, sehat, dan produktif.

“Kami berharap KORMI Banyuasin dapat menciptakan masyarakat yang bugar, produktif, dan bahagia melalui sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Samantha.

Sementara itu, Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani menyambut positif pelantikan kepengurusan KORMI Banyuasin masa bakti 2026–2030. Pemerintah Kabupaten Banyuasin, kata dia, berkomitmen memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga masyarakat, termasuk melalui fasilitasi sarana dan prasarana.

“Kehadiran KORMI sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami akan berkolaborasi dalam memfasilitasi sarana olahraga serta mendukung penyelenggaraan berbagai event yang melibatkan masyarakat luas,” tegas Askolani.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana di bawah komando Darsan, S.P., yang dinilai mampu menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan baik di tengah kondisi efisiensi anggaran.

“Pemikirannya tetap optimis dan terbukti sukses, bisa kita lihat dari antusiasme dan dukungan yang mengalir hari ini,” tambahnya.

Usai dilantik, Ketua KORMI Banyuasin, Dr. H. Salni Fajar, menyatakan kesiapannya untuk segera menjalankan amanah organisasi. Salah satu fokus kepengurusannya adalah memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah serta meningkatkan pembinaan para pegiat olahraga masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Banyuasin.

“Kami akan menyusun program kerja yang terarah, khususnya dalam membina para atlet kontingen di seluruh wilayah Kabupaten Banyuasin. Kerja sama strategis dengan unsur Forkopimda akan terus kami jalin demi menyukseskan visi memasyarakatkan olahraga,” ujar Salni.

Menurutnya, keberadaan KORMI bukan hanya berkaitan dengan kegiatan perlombaan, tetapi juga bagaimana olahraga masyarakat dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Banyuasin.

Pelantikan tersebut kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari para tamu undangan dan sesi foto bersama sebagai tanda dimulainya masa bakti baru KORMI Kabupaten Banyuasin periode 2026–2030.(Day) 

📶1.003

Share:

Ratusan Pelajar Antusias Ikuti Festival Olahraga Tradisional KORMI Banyuasin

Ratusan Pelajar Antusias Ikuti Festival Olahraga Tradisional KORMI Banyuasin

ReformasiRI.com, Banyuasin – Ratusan pelajar tingkat SMA/SMK/MA bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Banyuasin antusias mengikuti Festival Olahraga Tradisional yang digelar Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Banyuasin bersama Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Banyuasin.

Beragam olahraga tradisional dipertandingkan dalam kegiatan tersebut. Untuk kategori pelajar SMA/SMK/MA, perlombaan meliputi tarik tambang, bakiak, dan engrang. Sementara kategori antar-OPD mempertandingkan bola kasti dan tarik tambang.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Plt. Kepala Disporapar Kabupaten Banyuasin, Asmawi Jasi, S.H. Turut hadir Plt. Sekdin Disporapar Banyuasin M. Rusik, Kabag Kesra Sashadiman Ralibi, Camat Banyuasin III Santo, S.Sos., M.Si., serta ratusan peserta dari kalangan pelajar dan perwakilan OPD.

Dalam sambutannya, Asmawi Jasi berharap festival olahraga tradisional tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan antarpeserta.

“Melalui festival olahraga ini, kita berharap semakin terjalin keakraban serta dapat lebih memaknai semangat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.

Asmawi juga mengimbau seluruh peserta, pendamping, dan panitia untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, semangat berkompetisi harus tetap dibarengi dengan sportivitas dan suasana yang aman serta kondusif.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan tertib. Jangan sampai semangat berkompetisi justru menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan. Mari kita jaga keamanan, ketertiban dan sportivitas bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua III KORMI Kabupaten Banyuasin, Jhon Meri, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus persiapan menghadapi Festival Olahraga Provinsi (Forprov) di Muara Enim.

Menurutnya, olahraga tradisional perlu terus diperkenalkan dan dikembangkan, terutama kepada generasi muda agar keberadaannya tetap terjaga di tengah perkembangan olahraga modern.

“Kegiatan ini merupakan satu kesatuan dalam rangka persiapan menyambut HUT RI dan Forprov di Muara Enim. Kami berharap para peserta dapat mengikuti seluruh perlombaan dengan semangat sportivitas,” kata Jhon Meri.

Antusiasme peserta terlihat sejak kegiatan dimulai. Para pelajar maupun perwakilan OPD saling menunjukkan kemampuan, kekompakan, dan semangat dalam mengikuti setiap perlombaan.

Selain menjadi sarana hiburan dan kompetisi, festival tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya melestarikan olahraga tradisional sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, serta kecintaan generasi muda terhadap olahraga masyarakat di Kabupaten Banyuasin.(Day)

📶 1.029
Share:

Warga Ariodilla III Lingkungan RT 34 Antusias Ikuti Perlombaan Dalam Menyemarakkan HUT-RI Ke-81

Palembang - Peringatan HUT RI Ke-81 yang jatuh pada 17 Agustus 2026 menjadi momen dan antusias tersendiri bagi warga RT 34 yang berada di Jalan Ariodilla III, Kelurahan 20 Ilir D. IV, Kecamatan Ilir Timur. I, Palembang.
Sebuah acara yang terdiri dari berbagai perlombaan dikemas sedemikian rupa disertai musik berirama cepat yang di putar oleh panitia sehingga membangkitkan semangat para peserta lomba untuk memacu adrenalin dengan harapan menjadi sang juara.

Tidak sedikit perserta yang terjatuh sambil tertawa merasakan sedang terhibur disaat melakukan lomba lari karung, lomba tarik tambang dan sebagainya.

"Walaupun jatuh tapi kami senang om," ujar seorang peserta kepada wartawan Beritapali.id sambil tertawa, Kamis (17/08/2026).

Meidyastuti Ketua RT 34 mengatakan, melalui anggaran yang terkumpul dari partisipasi warga dan beberapa donatur, acara perlombaan seperti ini rutin di lakukan untuk menyemarakkan perayaan HUT-RI.

Adapun jenis perlombaan yang bisa di tampilkan pada tahun ini diantaranya, lomba gamplek, lomba balap karung, lomba karaoke, lomba makan kerupuk, lomba masuk paku dalam botol dan sebagainya. 

"Alhamdulillah tahun ini kita bisa kembali mengadakan kegiatan berbagai perlombaan, baik itu untuk dewasa maupun anak-anak," ujar Meidyastuti yang dikenal sebagai pelopor Posyandu Bougenville di lingkungan RW.09.

Meidyastuti berharap, melalui kegiatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT-RI) warga dapat memperkuat persatuan, menumbuhkan gotong royong, mengenang jasa pahlawan, serta mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera menuju Indonesia Maju. (CH) 
Share:

Menjelang HUT RI ke-81, Polda Sumsel Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

Palembang, – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) di wilayahnya dalam keadaan aman dan kondusif dengan Tema "Indonesia berdaulat,
Adil,dan makmur". 
Dengan pelaksana upacara komandan upacara Kompol Ilham,dan perwira upacara AKBP Finan Sukma Radipta 
SH,SIK, sedangkan Irup diagendakan pimpinan Polda Sumsel 

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, SIK, MH usai gladi upacara HUT RI ke - 81 di Mapolda Sumsel Palembang, Jumat (14/8/2025) pagi.

Dalam kesempatan itu, Kombes Nandang menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya menjelang dan pasca momentum nasional seperti peringatan 17 Agustus.

“Kami ingin masyarakat menjadi pendengar dan penyimak berita yang cerdas, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumbernya,” ujar mantan Kapolresta Pekanbaru tersebut.

Ia mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks berpotensi menimbulkan kepanikan dan mengganggu aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, warga diimbau untuk bijak menyikapi informasi, terutama yang beredar di media sosial.

Alumni Sespimti Polri 2022 ini juga memaparkan sejumlah langkah antisipatif yang telah dilakukan Polda Sumsel. Di antaranya meningkatkan patroli malam hari, memperkuat pendekatan kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas, dan melakukan monitoring terhadap potensi gangguan kamtibmas di seluruh wilayah.

Selain itu, Polda Sumsel juga berkomitmen untuk menjamin kelancaran seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-81.

“Kami siap menindak setiap oknum yang berusaha mengganggu stabilitas keamanan, baik secara langsung maupun melalui penyalahgunaan informasi di media sosial. Mari menjadi polisi bagi diri sendiri, dengan bijak menyikapi setiap informasi,” tegasnya.

Dengan persiapan tersebut, Polda Sumsel berharap peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 dapat berlangsung khidmat, aman, dan penuh semangat persatuan di seluruh pelosok Sumatera Selatan. (Rilis Polda) 
Share:

Subscriber

Berita Populer