HUT Elnusa ke-57, PT Elnusa O&M TAP Gelar Khitanan Massal untuk 85 Anak di PALI

HUT Elnusa ke-57, PT Elnusa O&M TAP Gelar Khitanan Massal untuk 85 Anak di PALI

ReformasiRI.com , Talang Ubi – Semangat berbagi dan kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan PT Elnusa Tbk melalui program Sehati Elnusa. Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 PT Elnusa Tbk yang jatuh pada 9 September 2026, PT Elnusa O&M TAP menggelar kegiatan khitanan massal bagi puluhan anak di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kamis(03/09/2026) 
Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di Klinik Alfariz, Kelurahan Handayani Mulia, Kecamatan Talang Ubi, dan diikuti sebanyak 85 anak. Selain pelayanan khitan, peserta juga mendapatkan obat-obatan, bingkisan berupa sarung dan peci serta santunan.

Project Manager PT Elnusa O&M TAP, Agus Santoso, yang diwakili Superintendent Operation Iwansyah Putra, menyampaikan bahwa khitanan massal tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT Elnusa sekaligus bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki dua tujuan utama, yakni sebagai wujud kepedulian sosial PT Elnusa Tbk terhadap sesama serta membantu meringankan beban orang tua dan masyarakat yang membutuhkan.

“Kegiatan sunatan massal ini merupakan wujud kepedulian sosial PT Elnusa Tbk terhadap sesama dalam rangkaian kegiatan HUT Elnusa ke-57. Selain itu, kami ingin membantu meringankan beban para orang tua dan masyarakat yang kurang mampu,” ujarnya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Serka Noviyanta, Babinsa Kelurahan Handayani Mulia. Ia mengapresiasi konsistensi PT Elnusa yang menurutnya telah memasuki tahun keempat dalam melaksanakan khitanan massal.

“Atas nama pribadi dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Elnusa yang sudah tahun keempat mengadakan kegiatan khitanan massal dalam rangka hari ulang tahun PT Elnusa, bertempat di Klinik Alfariz Kelurahan Handayani Mulia,” ungkapnya.

Serka Noviyanta menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Bahkan, peserta tidak hanya berasal dari Kecamatan Talang Ubi, tetapi juga mencakup perwakilan dari sejumlah kecamatan lain di Kabupaten PALI.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena sangat membantu masyarakat. Bukan hanya warga Talang Ubi, kegiatan ini juga menyasar warga di luar Kecamatan Talang Ubi, artinya ada perwakilan dari tiap kecamatan di Kabupaten PALI,” katanya.

Suasana kekeluargaan pun terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Anak-anak yang mengikuti khitanan mendapat perhatian dan pendampingan dari pihak penyelenggara, sementara para orang tua turut memberikan dukungan kepada anak-anak mereka.

Serka Noviyanta berharap kepedulian PT Elnusa terhadap masyarakat dapat terus dipertahankan.

“Semoga PT Elnusa semakin maju dan jaya di ulang tahunnya kali ini. Semoga senantiasa tetap berbuat terbaik dengan tulus dan ikhlas untuk masyarakat,” harapnya.

Senada, Bhabinkamtibmas yang mewakili Polsek Talang Ubi, Sepdriansyah, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut dengan lancar.

“Alhamdulillah, kegiatan sunat massal hari ini telah berjalan dengan lancar. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Elnusa atas kepedulian dan dukungannya dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan sosial serupa dapat terus dilaksanakan dan kerja sama antara perusahaan dengan masyarakat semakin memberikan manfaat.

“Semoga ke depannya kerja sama dan kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Semoga PT Elnusa senantiasa diberikan kelancaran dan keberkahan dalam setiap kegiatannya,” tuturnya.

Elnusa: Perusahaan Harus Tumbuh Bersama Masyarakat

Sementara itu, Humas PT Elnusa Tbk O&M TAP, M. Nur Pahlevi, yang ditemui awak media setelah kegiatan mengatakan, khitanan massal merupakan bagian dari program CSR Sehati Elnusa yang secara rutin dilaksanakan perusahaan.

“Mewakili manajemen PT Elnusa Tbk, hari ini PT Elnusa Tbk O&M TAP seperti tahun-tahun sebelumnya melaksanakan khitanan massal untuk 85 anak sebagai bagian dari program Sehati Elnusa CSR kami. Ini bukan sekadar kegiatan sosial, tapi komitmen kami untuk hadir dan bermanfaat bagi warga sekitar,” jelasnya.

Ia menegaskan, keberadaan perusahaan tidak terlepas dari lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Elnusa ini anak perusahaan Pertamina. Kami bekerja di bidang jasa energi, tapi kami tidak lupa, kami hidup berdampingan dengan masyarakat. Kalau perusahaan maju, masyarakat juga harus maju,” katanya.

Menurut M. Nur Pahlevi, kegiatan khitanan massal juga diharapkan dapat membantu meringankan biaya yang harus ditanggung orang tua sekaligus mendukung kesehatan anak-anak.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan pesan kepada anak-anak peserta khitanan agar tidak takut dan tetap semangat menjalani proses pemulihan.

“Kepada adik-adik, selamat ya sudah jadi anak pemberani. Semoga lekas sembuh, jadi anak saleh dan membanggakan wong tuo,” pesannya.

Ia juga mengingatkan para peserta untuk semakin rajin beribadah, belajar dan menghormati orang tua.

“Untuk adik-adik, jangan takut. Habis sunat ini kalian sudah jadi bujang kecil. Harus rajin salat, rajin belajar dan patuh sama mamak bapak,” ujarnya.

Untuk mendukung pelayanan, pihak perusahaan menyiapkan tenaga medis, obat-obatan, serta sejumlah bingkisan dan santunan bagi peserta.

“Kami siapkan dokter terbaik, obat-obatan, bingkisan sarung, peci dan sedikit santunan. Semoga bermanfaat,” katanya.

Mengakhiri keterangannya, M. Nur Pahlevi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut serta kepada masyarakat Kabupaten PALI atas sambutan yang diberikan.

“Atas nama PT Elnusa Tbk O&M TAP, kami mohon maaf kalau ada kekurangan. Terima kasih atas sambutan hangat warga dan masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir. Elnusa untuk energi, Elnusa untuk masyarakat,” pungkasnya.

(red)
Share:

Satresnarkoba Polres Banyuasin Ungkap 84 Kasus Narkoba Sepanjang 2026, 103 Tersangka Diamankan

Satresnarkoba Polres Banyuasin Ungkap 84 Kasus Narkoba Sepanjang 2026, 103 Tersangka Diamankan

ReformasiRI.com, Banyuasin – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Banyuasin terus memburu jaringan peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Sepanjang 2026, sebanyak 84 kasus narkotika berhasil diungkap dengan 103 orang ditetapkan sebagai tersangka.

Data tersebut disampaikan Kasat Resnarkoba Polres Banyuasin AKP Dian Idaman, mewakili Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldiano, kepada wartawan, Selasa (01/09/2026).

“Alhamdulillah, berkat kerja keras dan kekompakan tim sepanjang tahun 2026, Satresnarkoba Polres Banyuasin berhasil mengungkap 84 kasus dan 103 orang menjadi tersangka,” tegas Dian.

Dari total 103 tersangka tersebut, sebanyak 97 orang merupakan laki-laki dan 4 orang perempuan. Sementara itu, barang bukti narkotika yang diamankan didominasi narkotika jenis sabu.

Polisi menyita 526,85 gram sabu, 172 butir ekstasi, serta 95,45 gram ganja.

Berdasarkan nilai ekonomi yang disampaikan kepolisian, sabu tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp526 juta, ekstasi sekitar Rp51,6 juta, sedangkan ganja diperkirakan bernilai sekitar Rp3,8 juta.

Namun, bagi kepolisian, keberhasilan pengungkapan tersebut tidak hanya diukur dari nilai ekonomi barang bukti yang diamankan. Penyitaan narkotika tersebut dinilai turut mencegah potensi penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat.

“Dari barang bukti yang berhasil kami sita, diperkirakan sekitar 6.562 jiwa terselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” ujar Dian.

Tidak Ada Ruang bagi Peredaran Narkoba

Dian menegaskan, upaya pemberantasan narkotika di Kabupaten Banyuasin akan terus dilakukan. Polisi memastikan setiap pihak yang terbukti terlibat dalam tindak pidana narkotika akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami tegaskan tidak memberikan ruang bagi penjual, pengedar ataupun bandar, termasuk pemakai di wilayah Banyuasin. Semuanya akan kami sikat,” tegasnya.

Selain penindakan, kepolisian juga mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan aktivitas peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, informasi dari masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mengungkap jaringan peredaran narkotika yang menjalankan aktivitasnya secara tersembunyi.

Satresnarkoba Polres Banyuasin menegaskan perang terhadap narkoba akan terus berlanjut. Bagi pihak yang masih nekat menjadikan narkotika sebagai ladang bisnis, kepolisian memastikan ruang geraknya akan terus dipersempit melalui penegakan hukum.

(Red)
Share:

Dari Panen Melon hingga Musnahkan 124 Perkara, Kejari Banyuasin Tandai HUT Adhyaksa ke-81 dengan Aksi Nyata

Kajian Anti-Korupsi, Peduli Lingkungan, Pasar Murah hingga Pemusnahan Barang Bukti Warnai Rangkaian Hari Lahir Kejaksaan

BANYUASIN, ReformasiRI.com – Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Banyuasin tidak sekadar diwarnai seremoni. Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin mengemas momentum tersebut dengan rangkaian kegiatan yang menyentuh berbagai aspek, mulai dari pemberdayaan pangan, edukasi antikorupsi, kepedulian lingkungan, pelayanan kepada masyarakat hingga penegakan hukum.


Mengusung tema “Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil dan Humanis”, rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum bagi jajaran Kejari Banyuasin untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus menunjukkan komitmen terhadap pelaksanaan tugas penegakan hukum. Rabu(2/9/2026) di Gedung Kejaksaan Negeri Banyuasin

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah panen buah melon yang dilakukan di kebun belakang Kantor Kejaksaan Negeri Banyuasin. Kegiatan tersebut melibatkan jajaran pegawai dan Pegawai Pemerintah Non-Pegawai Negeri (PPNPN) sebagai bagian dari aktivitas produktif di lingkungan kejaksaan.

Tidak berhenti pada kegiatan internal, Kejari Banyuasin juga menggelar sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi pada 20 Agustus 2026. Kegiatan bertema “Pencegahan Tindak Pidana Korupsi pada Lingkup Pemerintahan Daerah” tersebut menghadirkan Ranu Mihardja, S.H., M.Hum. sebagai narasumber.

Kegiatan yang berlangsung di Graha Sedulang Setudung Banyuasin itu diikuti unsur Pemerintah Kabupaten Banyuasin, termasuk Sekda dan kepala OPD.

Kepala Kejari Banyuasin, Ibu Erni Yusnita, S.H., M.H., menekankan agar sosialisasi antikorupsi tidak berhenti sebatas pemahaman teori. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi dorongan untuk memperkuat evaluasi dan introspeksi dalam tata kelola pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, serta pengelolaan aset daerah.

Tujuannya, setiap penggunaan anggaran dan pengelolaan aset dapat dipertanggungjawabkan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Peduli Karhutla, Kejari Banyuasin Turun ke Jalan

Kepedulian Kejari Banyuasin juga diwujudkan melalui kegiatan pembagian masker dan stiker bertuliskan “Stop Melakukan Pembakaran Hutan dan Lahan” kepada pengendara yang melintas di gerbang masuk Kejaksaan Negeri Banyuasin pada 31 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi udara yang kurang baik akibat asap pembakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.

Respons masyarakat disebut cukup positif. Sejumlah pengendara menerima masker sekaligus stiker sebagai pengingat untuk bersama-sama mencegah pembakaran hutan dan lahan.

124 Perkara Berkekuatan Hukum Tetap Dimusnahkan

Di bidang penegakan hukum, momentum HUT Kejaksaan ke-81 juga diisi dengan pemusnahan barang bukti atau benda sitaan tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap pada semester II tahun 2026.

Berdasarkan rilis Kejari Banyuasin, terdapat 124 perkara yang barang buktinya dimusnahkan.

Barang bukti tersebut antara lain terdiri dari:

  • Narkotika jenis sabu seberat 161,76 gram;
  • Ekstasi sebanyak 34 butir;
  • Barang bukti dari 61 perkara OHARDA;
  • Barang bukti dari 16 perkara TPUL;
  • Barang bukti dari 3 perkara narkotika lainnya; dan
  • 1 perkara pidana khusus.

Pemusnahan tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa proses penanganan perkara tidak berhenti pada tahap persidangan, tetapi dilanjutkan dengan penyelesaian terhadap barang bukti sesuai ketentuan yang berlaku.

Hadirkan Pasar Murah dan Pelayanan untuk Masyarakat

Kejari Banyuasin kemudian menggelar Operasi Pasar Murah dan Pelayanan Prima Terpadu di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Banyuasin.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif masyarakat karena menyediakan berbagai kebutuhan pokok, seperti cabai, telur, tepung, bawang merah, beras, gula, minyak dan berbagai produk jajanan UMKM.

Selain kebutuhan pangan, masyarakat juga memperoleh sejumlah pelayanan, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis serta pelayanan administrasi tertentu.

Langkah ini menunjukkan bahwa momentum Hari Lahir Kejaksaan juga dimanfaatkan untuk mendekatkan institusi penegak hukum dengan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat langsung dan bermanfaat.

Ziarah, Perlombaan hingga Upacara HUT Ke-81

Rangkaian kegiatan turut dilanjutkan dengan upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kabupaten Banyuasin pada 1 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjasa bagi bangsa dan negara.

Sebelumnya, jajaran Kejari Banyuasin juga menggelar berbagai perlombaan internal, mulai dari pertandingan bulu tangkis, tenis meja, gaple, estafet suit, balon cangkir hingga kuis cerdas. Selain hiburan, kegiatan tersebut diarahkan untuk mempererat kebersamaan dan kekeluargaan antarkaryawan.

Puncak peringatan HUT Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 dilaksanakan melalui upacara pada 2 September 2026 di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Banyuasin.

Dalam upacara tersebut, Kepala Kejari Banyuasin menyampaikan tujuh Perintah Harian Jaksa Agung, antara lain penguatan nilai ketuhanan dalam pelaksanaan tugas, mengembalikan kehormatan dan marwah Kejaksaan, mendukung Asta Cita, serta menjalankan tugas secara profesional dengan menjunjung tinggi nilai kebenaran dan keadilan.

Pesan lainnya menekankan pentingnya membangun sinergi dan kolaborasi, menjaga kesederhanaan dalam kehidupan sehari-hari sebagai cerminan integritas, serta meningkatkan kepekaan terhadap dinamika masyarakat dan perkembangan hukum.

Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Kejari Banyuasin menjadikan HUT Kejaksaan ke-81 bukan hanya sebagai momentum seremonial, tetapi juga sebagai ruang refleksi untuk memperkuat integritas, profesionalisme, pelayanan publik, dan kedekatan institusi dengan masyarakat.

(red)

Share:

Lapas Banyuasin Gelar Salat Istisqa, Warga Binaan Diajak Perkuat Keimanan di Tengah Kekeringan

Lapas Banyuasin Gelar Salat Istisqa, Warga Binaan Diajak Perkuat Keimanan di Tengah Kekeringan

BANYUASIN, ReformasiRI.com – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin, Selasa (1/9/2026). Jajaran petugas bersama warga binaan melaksanakan Salat Istisqa sebagai ikhtiar memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun di tengah kondisi kekeringan.

Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan momentum menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Pelaksanaannya menjadi bagian dari pembinaan kepribadian dan keagamaan bagi warga binaan di lingkungan Lapas Banyuasin.

Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dilakukan Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, yang diwakili Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik), Muhammad Yusuf Pamungkas.

Selanjutnya, jamaah bersama-sama melaksanakan Salat Istisqa. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah keagamaan yang disampaikan Ustaz Rudi Hartono dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyuasin.

Dalam suasana penuh kekhusyukan, seluruh peserta juga mengikuti doa bersama. Mereka memohon agar Allah SWT menurunkan hujan, memberikan keberkahan, serta menjauhkan masyarakat dari berbagai dampak dan kesulitan yang ditimbulkan oleh kekeringan.

Selain sebagai bentuk ikhtiar menghadapi kondisi alam, kegiatan tersebut menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan. Nilai-nilai keagamaan diharapkan dapat menjadi bekal bagi mereka selama menjalani masa pembinaan di Lapas.

Pihak Lapas Banyuasin juga terus membangun sinergi dengan MUI Kabupaten Banyuasin dalam mendukung berbagai kegiatan pembinaan keagamaan bagi warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Reza M Purnama, melalui Plh Kepala Lapas, Firzon, mengatakan Salat Istisqa menjadi momentum untuk mengajak seluruh jajaran dan warga binaan meningkatkan keimanan sekaligus memanjatkan doa bersama.

“Salat Istisqa merupakan ikhtiar spiritual dan bentuk doa bersama agar Allah SWT memberikan hujan serta melindungi kita dari dampak kekeringan dan berbagai kesulitan,” ujar Firzon.

Menurutnya, momentum Maulid Nabi Muhammad SAW juga memiliki makna penting dalam proses pembinaan warga binaan. Keteladanan Rasulullah diharapkan dapat menjadi nilai yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kami berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam proses pembinaan warga binaan,” pungkasnya.

ReformasiRI.com
Share:

Dampak Polusi Debu Batubara, Warga Kelurahan Karang Anyar Minta Pihak PT BA Lakukan Pemeriksaan Kesehatan

Palembang — Perwakilan PT Bukit Asam (PT BA) terdiri dari Manager Umum, Asisten Manager K3 dan Asisten Manager Perawatan melakukan kunjungan ke lingkungan warga Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus untuk mendengarkan secara langsung keluhan masyarakat terkait dampak polusi debu Batubara yang sebabkan oleh stockpile dermaga Kertapati.
Kunjungan terpokus di kediaman Dian HS, selaku Ketua Pemerhati Situasi Terkini (PST) dihadiri oleh Direktur Eksekutif Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) Rahmat Sandi Iqbal, SH dan sejumlah warga dari beberapa RT dilingkungan Kelurahan Karang Anyar.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan keresahan dan keluhan terkait dampak debu Batubara yang dinilai mengganggu aktivitas serta kenyamanan masyarakat. Warga berharap persoalan tersebut dapat menjadi perhatian serius dan segera dicarikan solusi bersama.

Dian HS menyampaikan bahwa kunjungan perwakilan PT BA menjadi momentum penting untuk menyampaikan langsung aspirasi wawarg

Ia berharap setiap keluhan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara nyata, sehingga permasalahan debu Batubara tidak terus berlarut.

"Kami berharap dengan kedatangan pihak PT BA kesini dapat memberikan solusi melalui tindakan nyata, karena ini menyangkut dengan masalah kesehatan warga," ujar Dian kepada wartawan, Kamis (27/08/2026). 

Sementara itu, Rahmat Sandi menambahkan bahwa komunikasi antara perusahaan dan masyarakat perlu terus dibangun secara terbuka.

Menurutnya, setiap persoalan yang dirasakan warga harus dibahas bersama agar dapat ditemukan langkah penyelesaian yang terbaik.

Warga berharap pihak PT BA dapat melakukan evaluasi dan mengambil langkah konkret untuk mengurangi dampak debu Batubara di lingkungan kelurahan Karang Anyar.

"Kami berharap adanya komunikasi dan pengawasan berkelanjutan antara perusahaan bersama warga, sehingga kondisi lingkungan dan kenyamanan khususnya kesehatan masyarakat Kelurahan Karang Anyar dapat lebih terjaga," jelasnya.

Dialog panjang bersama warga dalam pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk mencari solusi bersama atas keluhan masyarakat terkait persoalan polusi debu Batubara.

Hingga berita ini diterbitkan, perwakilan PT BA belum memberikan statement atau keterangan resmi kepada media terkait keluhan warga, namun pihak perusahaan siap menampung saran dan usulan warga Kelurahan Karang Anyar terkait kerjasamanya seperti akan di adakannya kompensasi, periksa kesehatan rutin, UMKM warga dan sebagainya. (IR) 
Share:

Salni Fajar Kembali Nahkodai KORMI Banyuasin, Siap Perkuat Olahraga Masyarakat hingga 2030

Salni Fajar Kembali Nahkodai KORMI Banyuasin, Siap Perkuat Olahraga Masyarakat hingga 2030

ReformasiRI.com, Banyuasin – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Banyuasin resmi memiliki kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2030. Dr. H. Salni Fajar, S.Ag., M.Hi., kembali dipercaya memimpin KORMI Banyuasin setelah dilantik langsung oleh Ketua KORMI Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Samantha Tivani, B.Bus., M.I.B.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Auditorium Pemerintah Kabupaten Banyuasin pada Senin (11/05/2026). 

Kegiatan tersebut turut disaksikan Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H., jajaran Forkopimda, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

Dalam sambutannya, Ketua KORMI Sumsel, Hj. Samantha Tivani, menyampaikan bahwa kepengurusan yang baru dilantik memiliki amanah besar dalam mengembangkan dan membudayakan olahraga masyarakat di Kabupaten Banyuasin.

Ia berharap KORMI Banyuasin dapat menjadi motor penggerak dalam mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup aktif, sehat, dan produktif.

“Kami berharap KORMI Banyuasin dapat menciptakan masyarakat yang bugar, produktif, dan bahagia melalui sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Samantha.

Sementara itu, Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani menyambut positif pelantikan kepengurusan KORMI Banyuasin masa bakti 2026–2030. Pemerintah Kabupaten Banyuasin, kata dia, berkomitmen memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga masyarakat, termasuk melalui fasilitasi sarana dan prasarana.

“Kehadiran KORMI sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami akan berkolaborasi dalam memfasilitasi sarana olahraga serta mendukung penyelenggaraan berbagai event yang melibatkan masyarakat luas,” tegas Askolani.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana di bawah komando Darsan, S.P., yang dinilai mampu menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan baik di tengah kondisi efisiensi anggaran.

“Pemikirannya tetap optimis dan terbukti sukses, bisa kita lihat dari antusiasme dan dukungan yang mengalir hari ini,” tambahnya.

Usai dilantik, Ketua KORMI Banyuasin, Dr. H. Salni Fajar, menyatakan kesiapannya untuk segera menjalankan amanah organisasi. Salah satu fokus kepengurusannya adalah memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah serta meningkatkan pembinaan para pegiat olahraga masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Banyuasin.

“Kami akan menyusun program kerja yang terarah, khususnya dalam membina para atlet kontingen di seluruh wilayah Kabupaten Banyuasin. Kerja sama strategis dengan unsur Forkopimda akan terus kami jalin demi menyukseskan visi memasyarakatkan olahraga,” ujar Salni.

Menurutnya, keberadaan KORMI bukan hanya berkaitan dengan kegiatan perlombaan, tetapi juga bagaimana olahraga masyarakat dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Banyuasin.

Pelantikan tersebut kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari para tamu undangan dan sesi foto bersama sebagai tanda dimulainya masa bakti baru KORMI Kabupaten Banyuasin periode 2026–2030.(Day) 

📶1.003

Share:

Ratusan Pelajar Antusias Ikuti Festival Olahraga Tradisional KORMI Banyuasin

Ratusan Pelajar Antusias Ikuti Festival Olahraga Tradisional KORMI Banyuasin

ReformasiRI.com, Banyuasin – Ratusan pelajar tingkat SMA/SMK/MA bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Banyuasin antusias mengikuti Festival Olahraga Tradisional yang digelar Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Banyuasin bersama Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Banyuasin.

Beragam olahraga tradisional dipertandingkan dalam kegiatan tersebut. Untuk kategori pelajar SMA/SMK/MA, perlombaan meliputi tarik tambang, bakiak, dan engrang. Sementara kategori antar-OPD mempertandingkan bola kasti dan tarik tambang.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Plt. Kepala Disporapar Kabupaten Banyuasin, Asmawi Jasi, S.H. Turut hadir Plt. Sekdin Disporapar Banyuasin M. Rusik, Kabag Kesra Sashadiman Ralibi, Camat Banyuasin III Santo, S.Sos., M.Si., serta ratusan peserta dari kalangan pelajar dan perwakilan OPD.

Dalam sambutannya, Asmawi Jasi berharap festival olahraga tradisional tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan antarpeserta.

“Melalui festival olahraga ini, kita berharap semakin terjalin keakraban serta dapat lebih memaknai semangat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.

Asmawi juga mengimbau seluruh peserta, pendamping, dan panitia untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, semangat berkompetisi harus tetap dibarengi dengan sportivitas dan suasana yang aman serta kondusif.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan tertib. Jangan sampai semangat berkompetisi justru menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan. Mari kita jaga keamanan, ketertiban dan sportivitas bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua III KORMI Kabupaten Banyuasin, Jhon Meri, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus persiapan menghadapi Festival Olahraga Provinsi (Forprov) di Muara Enim.

Menurutnya, olahraga tradisional perlu terus diperkenalkan dan dikembangkan, terutama kepada generasi muda agar keberadaannya tetap terjaga di tengah perkembangan olahraga modern.

“Kegiatan ini merupakan satu kesatuan dalam rangka persiapan menyambut HUT RI dan Forprov di Muara Enim. Kami berharap para peserta dapat mengikuti seluruh perlombaan dengan semangat sportivitas,” kata Jhon Meri.

Antusiasme peserta terlihat sejak kegiatan dimulai. Para pelajar maupun perwakilan OPD saling menunjukkan kemampuan, kekompakan, dan semangat dalam mengikuti setiap perlombaan.

Selain menjadi sarana hiburan dan kompetisi, festival tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya melestarikan olahraga tradisional sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, serta kecintaan generasi muda terhadap olahraga masyarakat di Kabupaten Banyuasin.(Day)

📶 1.029
Share:

Subscriber

Berita Populer