Achmad Nurcholish Tegaskan Peran Garda Prabowo Banyuasin dalam Penguatan Pemuda dan Stabilitas Sosial
ReformasiRI.com, Banyuasin – Ketua Garda Prabowo Banyuasin, H. Achmad Nurcholish, hadir dan memberikan dukungan penuh dalam Pelantikan Karang Taruna Kecamatan Banyuasin I serta Seminar dan FGD Refleksi Pemuda bertema “Bersatu, Berkolaborasi, Bangkit” yang digelar di Aula Gedung Serbaguna Kecamatan Mariana, Rabu (26/11/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh strategis Kabupaten Banyuasin, di antaranya:
Edi Ardiansyah, Carateker Karang Taruna Banyuasin, Bahrumsyah, Camat Banyuasin I, Kapten Muhamad Rusli, Danramil Mariana, Iptu (nama Kapolsek Mariana) Kapolsek Mariana, Geni Lesmana, Ketua Karang Taruna Mariana, Seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Banyuasin I, Serta perwakilan pemuda dan elemen masyarakat lainnya.
Nurcholish: Garda Prabowo Hadir untuk Mendampingi Pemuda dan Mendorong Gerakan Sosial Produktif
Sebagai Ketua Garda Prabowo Banyuasin, Achmad Nurcholish menegaskan bahwa pemuda hari ini bukan hanya pelengkap pembangunan, tetapi motor perubahan dan penjaga stabilitas sosial.
Ia menyampaikan komitmen Garda Prabowo untuk bergerak bersama Karang Taruna, organisasi kepemudaan, serta elemen masyarakat dalam menciptakan ruang kreatif, ruang ekonomi, dan ruang kolaborasi yang sehat.
“Pemuda Banyuasin harus berdiri di garda terdepan sebagai generasi penggerak. Garda Prabowo siap mendampingi, siap berkolaborasi, dan siap menjaga kondusifitas wilayah. Kita ingin pemuda bukan hanya mencari kerja, tetapi menciptakan peluang kerja, membangun UMKM, serta menjadi pelopor kegiatan sosial dan kemanusiaan,” tegas Nurcholish.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh Karang Taruna yang baru dilantik, sembari mengingatkan pentingnya pemuda untuk mandiri secara ekonomi dan kreatif di tengah perkembangan zaman.
Bupati Askolani: Pemuda Harus Menjadi Kekuatan Baru
Pada kesempatan tersebut, Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, menyampaikan pesan kuat bahwa Karang Taruna bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi wadah strategis pembinaan generasi muda untuk berkreasi dan berkontribusi.
Askolani juga menekankan bahwa organisasi pemuda harus mampu memiliki unit usaha yang dapat menghasilkan pendapatan sendiri, sehingga pemuda tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah.
Karang Taruna sebagai Mitra Strategis Sesuai Permendagri No. 18/2018
Keberadaan Karang Taruna di tingkat kecamatan dan desa merupakan amanat Permendagri Nomor 18 Tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan Lembaga Adat Desa (LAD).
Dalam regulasi tersebut, Karang Taruna memiliki fungsi:
- Membantu pemerintah desa/kelurahan dalam menanggulangi masalah kesejahteraan sosial
- Mengembangkan potensi dan kreativitas generasi muda
- Menjadi mitra aktif dalam pembangunan sosial masyarakat
Nurcholish menegaskan bahwa Garda Prabowo Banyuasin siap mendukung penuh pelaksanaan fungsi tersebut melalui:
- Pembinaan karakter dan kepemimpinan pemuda
- Gerakan sosial dan kemanusiaan
- Pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif
- Pendorongan pemuda untuk melek teknologi digital
- Meningkatkan kegiatan olahraga, seni, dan budaya
- Mendukung visi Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera
Nurcholish Dipuji sebagai Figur Pemuda Visioner Banyuasin
Kehadiran Achmad Nurcholish dalam kegiatan pemuda kali ini menuai apresiasi dari berbagai tokoh. Ia dianggap representasi pemimpin muda yang progresif, memiliki jaringan kuat, serta mampu menggerakkan kolaborasi lintas sektor.
Beberapa tokoh desa bahkan menyebut Nurcholish sebagai “ikon pemuda Banyuasin yang mampu menjadi penghubung antara pemerintah, organisasi, dan masyarakat.”
Peran aktifnya dalam Garda Prabowo Banyuasin menjadi bukti konsistensi Nurcholish dalam membangun ruang aman, produktif, dan terarah bagi generasi muda.
(red)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar