ReformasiRI.com, Banyuasin – SD Negeri 14 Banyuasin III yang merupakan salah satu sekolah dasar tertua di Kota Pangkalan Balai terus melakukan berbagai pembenahan, baik dari sisi fisik sekolah maupun peningkatan kualitas proses belajar mengajar. Upaya tersebut dilakukan agar sekolah tetap konsisten mencetak siswa-siswi yang berdaya saing di jenjang pendidikan selanjutnya. (Rabu, 7 Januari 2026)
Hal tersebut disampaikan dalam rapat perdana awal tahun 2026 yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN 14 Banyuasin III, Deasy Aryanti, S.Pd.SD, bersama seluruh guru, staf, serta komite sekolah. Rapat tersebut turut dihadiri Ketua Komite Sekolah Abdullah Hudedy didampingi Sekretaris Harni Kardinata.
Dalam sambutannya, Bu Deasy mengaku tidak menduga mendapat amanah sebagai Plt Kepala Sekolah. Ia menyadari masih banyak kekurangan dan menyatakan kesiapan untuk terus belajar demi menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.
“Saya pribadi sungguh tidak menduga mendapat amanah besar ini. Masih banyak yang lebih pantas dan saya juga masih perlu banyak belajar. Namun amanah ini akan saya emban sebaik mungkin sesuai dengan kemampuan,” ujar Bu Deasy.
Ia menambahkan, kepemimpinannya ke depan membutuhkan sinergi dan kerja sama seluruh guru serta staf, sekaligus arahan dan bimbingan dari komite sekolah agar kebijakan yang diambil tetap sejalan dengan tujuan pendidikan.
“Rapat perdana ini menjadi awal perkenalan, sekaligus memaparkan keinginan saya untuk menciptakan suasana kekeluargaan dan keterbukaan. Kami juga sangat berharap komite sekolah senantiasa membimbing dan mengarahkan agar kita bisa bersama-sama memajukan sekolah ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Komite Sekolah, Abdullah Hudedy, menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Plt Kepala Sekolah yang baru, terutama atas niat baik yang diusung untuk kemajuan SDN 14 Banyuasin III.
“Kami menyambut baik dan sangat mendukung kepemimpinan Ibu Deasy sebagai Plt Kepala Sekolah. Semangat keterbukaan yang diusung diharapkan dapat meminimalisir salah sangka dan salah paham di internal sekolah,” ujar Abdy, sapaan akrabnya.
Lebih lanjut, Abdy berharap langkah awal yang positif tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin untuk menetapkan status Bu Deasy sebagai kepala sekolah definitif.
“Gerakan awal yang baik ini semoga menjadi pertimbangan Dinas Pendidikan Banyuasin untuk tidak ragu menetapkan Ibu Deasy sebagai kepala sekolah definitif. Komite siap mendukung penuh demi kemajuan dan kebaikan SDN 14 Banyuasin III,” tandasnya.
Rapat perdana awal tahun 2026 tersebut juga membahas penyusunan program kerja sekolah serta pemetaan penggunaan Dana BOS, yang difokuskan pada kebutuhan mendesak dan prioritas guna menunjang kenyamanan serta kelancaran proses belajar mengajar.
(NPM)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar