Ketua TP-PKK Banyuasin Nabila Askolani Kukuhkan Bunda PAUD dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Banyuasin I
ReformasiRI.com, Banyuasin – Ketua TP-PKK Kabupaten Banyuasin, Nabila Askolani Putri, menghadiri kegiatan Pelantikan Ketua TP-PKK sekaligus Pengukuhan Bunda PAUD dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kelurahan/Desa dalam wilayah Kecamatan Banyuasin I serta Pembinaan 10 Program Pokok PKK Tingkat Kabupaten Banyuasin Tahun 2025, Jumat (08/08/2025).
Dalam kegiatan yang digelar di OPI Indah Hotel tersebut, Ketua TP-PKK Kecamatan Banyuasin I, Devi Marlia Kurniawati, S.E., melantik 4 Ketua TP-PKK Kelurahan/Desa serta mengukuhkan 13 Bunda PAUD dan Ketua Tim Pembina Posyandu. Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banyuasin, pengurus PKK Kabupaten Banyuasin, dan para Ketua TP-PKK Kelurahan/Desa se-Kecamatan Banyuasin I.
Dalam sambutannya, Nabila Askolani Putri selaku Bunda PAUD Kabupaten Banyuasin dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Banyuasin menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas terlaksananya pengukuhan Bunda PAUD dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kelurahan dan Desa di Kecamatan Banyuasin I. Semoga dengan pengukuhan ini ibu-ibu menjadi lebih kreatif dan inovatif,” ungkap Nabila.
Lebih lanjut, Nabila menjelaskan bahwa Tim Pembina Posyandu memiliki tugas untuk melakukan pembinaan kepada pengurus dan kader, serta memberikan pendampingan dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).
Sementara itu, Bunda PAUD berperan sebagai penggerak utama dalam pembinaan layanan pendidikan bagi anak usia dini (0–6 tahun), guna mendukung terwujudnya PAUD berkualitas dan memastikan seluruh anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, memperoleh layanan pendidikan yang layak serta perlindungan yang memadai.
Menurutnya, inti dari kegiatan ini menunjukkan keterkaitan erat antara kesehatan ibu dan anak dengan pendidikan anak usia dini, yang keduanya menjadi fondasi penting dalam membangun generasi unggul dan berdaya saing.
“Saya berharap para kader dapat menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan keluarga,” pungkasnya.
(red)







Tidak ada komentar:
Posting Komentar