WARGA WAS-WAS! Tongkang Batu Bara Nyangkut di Jembatan PTPN 7, Takut Bernasib Seperti Jembatan Lalan


WARGA WAS-WAS! Tongkang Batu Bara Nyangkut di Jembatan PTPN 7, Takut Bernasib Seperti Jembatan Lalan

ReformasiRI.com, Banyuasin – Peristiwa tersangkutnya tongkang bermuatan batu bara di Jembatan PTPN 7, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Jumat (23/4/2026), menimbulkan kekhawatiran serius di tengah masyarakat.


Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber di lapangan, satu unit tongkang bermuatan batu bara diduga tersangkut saat melintas di bawah jembatan yang menjadi akses vital penghubung dari wilayah Sungai Lilin (Kabupaten Musi Banyuasin) menuju Lalan, Bentayan hingga ke sejumlah wilayah lainnya di Kabupaten Banyuasin.

Disebutkan, sekitar 8 (delapan) unit kapal penarik (tugboat) dikerahkan untuk menarik tongkang tersebut. Namun hingga malam hari, tongkang dilaporkan masih belum berhasil dilepaskan.

Sumber juga menyebutkan bahwa tongkang tersebut diduga bermuatan batu bara milik pihak yang disebut sebagai Batu Bara Tempiray, dengan kapal penarik bernama GLOBAL 2 BIDUK MAS.

Lebih lanjut, masyarakat setempat mengungkapkan bahwa kejadian serupa bukan kali pertama terjadi di lokasi tersebut. Peristiwa tongkang tersangkut di bawah Jembatan PTPN 7 diduga telah berulang beberapa kali, bahkan disebut-sebut telah menimbulkan dampak berupa keretakan pada bagian struktur jembatan.

Kondisi ini membuat warga semakin was-was, mengingat jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses darat yang menghubungkan sejumlah wilayah penting. Apabila terjadi kerusakan serius, maka aktivitas masyarakat, distribusi barang, hingga mobilitas warga akan sangat terganggu.

Kekhawatiran warga juga diperkuat dengan pengalaman sebelumnya terkait kondisi infrastruktur di wilayah tersebut, di mana Jembatan Lalan hingga saat ini disebut belum sepenuhnya selesai diperbaiki. Masyarakat tidak ingin kejadian serupa kembali terulang pada Jembatan PTPN 7.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait seperti pengelola kapal/tugboat GLOBAL 2 BIDUK MAS, pihak yang disebut sebagai pemilik muatan batu bara, serta masih belum memberikan tanggapan resmi atas konfirmasi yang telah disampaikan oleh redaksi.

Redaksi ReformasiRI.com tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak terkait sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pers.

(red)

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Subscriber

Berita Populer